Poem

Sembuyi


Ku ingin berlari dan berlari
Tapi kini, tak bisa lagi

Angin pagi yang bertiup seolah menari
Kurasakan hanya dirumahku sendiri

Ibu pertiwi sedang di genit-in Covi
Saya pun diam dan bersembunyi

Dia begitu berani
Banyak jiwa yang dikianati, sampai mati

Sedih, dan nyerih hati ini

Kapan semua ini akan berakhir sunyi
Hanya Tuhan yang tau pasti

Ku ingin berterima-kasih
Masih ada hati yang terus berdiri, tanpa letih
Memerangin si covi ini, sampai dia mati dan sepi

Dari dalam hati ini
Untukmu, penjuang sejati

#Selamat Hari Puisi Nasional

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s